Peranan Wayang Kulit Sebagai Media Komunikasi

Sedekah Bumi yang dimeriahkan dengan menggelar pagelaran wayang kulit semalam suntuk, dengan Dalang nyentrik asli Blora, Ki Hartanto Guna Carito, Rabu (7/5/14). Acara tahunan ini dihadiri Bupati Blora dan sejumlah pejabat Pemkab.

Kelakar Cangik dan Limbuk (pelawak dalam pagelaran wayang kulit) dalam menyampaikan kritik sosial kepada pemerintah dikemas dalam guyonan-guyonan menarik, membuat suasana malam itu semakin gayeng. Kesempatan ini dapat dimanfaatkan oleh pemerintah untuk mendengarkan berbagai persoalan yang terjadi dimasyarakat.

Pagelaran seni Wayang kulit, sampai saat ini sangat efektif sebagai media komunikasi antara pemerintah dengan masyarakat. Pemkab. Blora dalam berbagai kesempatan memanfaatkan Wayang Kulit untuk menyampaikan berbagai informasi yang dibutuhkan masyarakat.


Pertunjukan Wayang Kulit, terbukti masih digemari masyarakat. Untuk itu pemerintah perlu mengefektifkan peranan wayang kulit sebagai media komunikasi, selain sebagai tontonan yang menghibur.

Wayang bisa menjadi media komunikasi yang efektif bagi pemerintah untuk menyampaikan berbagai informasi yang diperlukan masyarakat, karena pertunjukan wayang kulit dikemas dalam suasana santai.

Sampai sekarang Wayang Kulit masih menjadi pilihan sebagai media komunikasi, selain pemanfaatan teknologi modern seperti radio, internet dan media massa lainnya.

"Tiap tahun diadakan pertunjukan Wayang Kulit, dimana dalam pagelaran tersebut, disisipkan informasi terkait program-program kegiatan Pemkab. Blora baik yang sudah, sedang, maupun yang akan dikerjakan".